Bothok Tawon


Tawon bisa dibikin bothok? Yup bener banget pernahkah kalian lewat kota Caruban di daerah Madiun? Di caruban Madiun terdapat warung bothok tawon. Setiap kali lewat saat pulang ke Solo, aku tak pernah mampir padahal sebenarnya ingin juga mencicipinya. Berhubung anak-anak menu kesukaannya ayam, maka kami tak pernah mampir untuk sekedar icip-icip.

Bothok  merupakan makanan khas dari Jawa yang dibungkus dengan daun pisang. Bothok tawon merupakan makanan yang terbuat dari parutan kelapa dan larva tawon serta dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, cabai,santan dan garam serta bumbu yang lainnya.



Uhuuuy bayangan ngeri akan tawon segera  lenyap begitu dijelaskan sama tukang sayurku bahwa yang dipakai untuk membuat bothok tawon, bukan binatang tawonnya tapi sarang tawon muda yang berisi larva tawon. Dan sarang taon yang diambil adalah sarang tawon yang tak menghasilkan madu.

Sarang tawon itu lalu dicuci bersih dan dipotong kotak kecil-kecil lalu diberi bumbu bothok, dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus.

Rasa pnasaran akan bothok tawon terobati ketika tukang sayurku memberiku satu bungkus bothok tawon untuk icip-icip.
"Bu, jangan lupa, setelah makan bothok tawon minum es degan. Siapa tahu nggak cocok dengan tubuh ibu yang baru pertama kali makan."

Minum es degan dimaksudkan untuk menawarkan tubuh  jika tak  cocok dengan bothok tawon ini.

Alhamdulillah rejeki datang tak disangka-sangka, dan bisa dari mana saja.

Teryata rasa bothok tawon itu gurih dan pedas. Kandungan gizinya lumayan tinggi karena kandungan proteinnya yang tinggi. Bothok tawon sangat cocok disantap dengan nasi hangat. Walau hanya nasi hangat dan kerupuk kanji, tetap saja lezat dan hampir saja aku pengin nambah nasi. Kalau nggak inga perut ndutku. :)
Bothok tawon


Previous
Next Post »

1 comments:

Click here for comments
16 June 2014 at 01:33 ×

waaah...rasanya unik juga yaaa...gurih pedas :)

Congrats bro indah nuria Savitri you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar