Pahlawan kebersihanku sakit

Hampir seminggu sampah menumpuk di depan rumah.Tak biasanya pak Kacong tukangsampahku telat mengambil sampah seperti ini.jangan ditanya baunya mrnguar kemana- mana belum lagi si laler ijo beterbangan menari di udara dengan bebasnya.
SSampai rumahku tak tutup rapet agar si lalat tak masuk rumah.pengap juga sih tapi mau bagaimana lagi.Daripada bau dan rumah disetbu lalat.duuuh eitambah musim hujan semakin membuat tempat sampahku berbau busuk tak karuan.
Ibu- ibu hanya kasak kusuk bisik - bisik di belakang .nggresulo iku tak menyelesaikan masalah.
Apakah pak Kacong sakit? Akhirnya aku pun langkahkan kaki ke ru.ah pak Kacong pagi hari.
Kuketuk pagarnya, rumah masih trrasa sepi.Kudengar langkah kaki berat dan setasa diseret dari dalam rumah.
" Assalamualaikum."
Belum juga aku duduk dan masuk ke dalam rumah.pak Kacong sudah meminta maaf dengan tatapan mata sayu, mata panda, dan agak kurus badannya.
"Nyuwun ngapunten Bu.belum bisa ambil sampah.saya sakit seminggu ini.Nanti saya usahakan cari pengganti tukang sampahnya srlama saya sakit.saya merasa bersalah karena sapah tanggung jaeab saya.'
Pak nggak usah minta maaf pun nggak apa-apa asalakan bapak sehat dahulu.Bekerja dengan sampah itu memang rentan penyakit.makaya bapal saya suruh pakai masker dan sarung tangan tho.
Aku pun segera menyutuhnya ke dokter dan pesan agar tak mengangkut yang berat dulu.kalau hisa cari teman untuk membantunya.

Semoga dia lekas sembuh dan masalah sampah di komplekku tertangani dan si lalt ijo tak berhamburan di tempat sampahku lagi

Ternyata hanya masalah kecil sampah saja si perumahan akan jadi masalah yang besar jika timbunannya banyak.andaikata tak adapahlawan kebersiham seperti pak lacong ini mau jadi apa perumhanku.
Previous
Next Post »

2 comments

Click here for comments
Beby Rischka
admin
15 January 2015 at 08:35 ×

Kasian ya Pak Kacong.. Semoga beliau diberikan kesembuhan.. Aamiiiin..

Reply
avatar
15 January 2015 at 11:14 ×

semoga pak kacong lekas sembuh...amiien

Reply
avatar