Kapal Othok-Othok, Mainan Sepanjang Jaman

Kapal othok-othok




Corong dan pemantik untuk menggerakkan kapal
Kapal othok-othok, merupakan mainan tradisional yang tak  lekang oleh jaman.Kapal othok-othok biasanya dijual di arena sekaten atau saat ada acara keramaian. Bagiku kapal othok-othok mainan sepanjang jaman.Kemarin , di alun-alun Sidoarjo mataku tertumbuk pada ibu penjual kapal othok-othok ini di depan masjid Agung Sidoarjo.
Si penjual hanya berjualan saat ada moment tertentu, kebetulan kemarin ada acara Sidoarjo Carnival dalam rangka UlangTahun Sidoarjo yang ke 155.





Saya melihat seorang Ibu dengan senyum ramahnya sedang meladeni pembeli.
Senyum mengembang dari penjual, katanya sih biar kayak penjual gethuk  yang cantik ngetop di socmed  :)
Kapal othok-othok ini kulakan dari daerah Bangil, Pasuruan. Sedangkan produsen aslinya dari daerah Pantura seperti Cirebon , Brebes, Tegal dan Pekalongan.
Kapal othok-othok merupakan mainan yang terbuat dari seng kemudian dicat besi. Sistem kerja kapal othok-othok menggunakan tekanan uap. Prinsip kerja dari kapal uap ini berasal dari uap air yang keluar dari ketel yang terdapat di dalam kapal.

Harga kapal othok-othok cukup terjangkau di kantong, yang besar seharga Rp 15.000,00 dan yang kecil Rp 10.000,00
Cara memainkannya tinggal ambil ember atau baskom diisi air, lalu kapal diisi air menggunakan kerucut lalu hidupkan pemantiknya. Sebelum dihidupkan, pemantik harus dicelup dulu ke dalam minyak goreng. Pemantik seperti sumbu yang terbuat dari seng dan diberi kapas.
Kalau sudah panas maka akan berbunyi othok-othok dan bergerak mengitari ember. :)

Ah kapal othok-othok mainan sepanjang jaman dari diriku kecil sampai sekarang masih ada. Kapal othok-othok membangkitkan kenangan saat sekaten grebeg Maulid di alun-alun Utara Solo.

Senyum mengembang ketika satu kapal terjual

Ya Allah Semoga daganganku laku dan habis maka aku harus selalu senyum manis


Kapan lagi ada pembeli yang membeli daganganku, semoga Satpol PP tak mengusirku sebelum daganganku laku

Previous
Next Post »

4 comments

Click here for comments
3 February 2015 at 07:27 ×

Ini mainan semasa kecil saya sama kakak dan adik...:)

Reply
avatar
3 February 2015 at 10:44 ×

mainan semasa kecilku dulu harganya 200 rupiah :)

Reply
avatar
Ayunin Jafar
admin
3 February 2015 at 18:06 ×

Apik kapal2ane Mbak yu, dolanan jaman dolo malah lebih keren prasanku tinimbang saiki

Reply
avatar
Adi Pradana
admin
3 February 2015 at 21:40 ×

Waktuku kecil, setiap ada sekaten di alun-alin utara, saya pasti beli mainan yang satu ini...

Reply
avatar