Keripik Pisang Gobana Go ! Gobana Go International

Keripik Pisang Gobana
Datang di acara launching produk UMKM di Sidoarjo itu bayanganku pasti seru ketemu emak-emak sambil menyerap ilmu, makanya begitu ada di timelineku aku langsung daftar aja. Kebayang serunya mengais ilmu bareng emak-emak sekalian icip-icip tentunya . :)


Gobana merupakan salah satu produk dari Mekarsari Snack, salah satu produsen dan toko oleh-oleh di Sidoarjo. Sebelum saya ikutan launching ini, setahu saya Mekarsari hanyalah toko oleh-oleh di daerah Pondok Jati Sidoarjo, dengan oleh-oleh andalannya yaitu SAMBEL BU IDA.
Ternyata selain sambel masih ada beberapa olahan lokal dengan beberapa inovasi baru. Seperti keripik pisang, keripik singkong dan makaruni goreng aneka rasa.

Owner Mekarsari rumah snack Ibu Ida Widyastuti, hari Minggu tgl 10 Januari 2016 mengadakan launching produk GOBANA. Gobana merupakan produk keripik pisang yang terbuat dari pisang agung. Kenapa pisang agung? Sebab pisang agung mempunyai ukuran yang besar.Setiap kali mengikuti pameran baik di luar negeri maupun dalam negeri, Ibu Ida selalu membawa pisang agung setandan. Biar pengunjung tahu ukurannya. Dan biasanya pengunjung akan kagum dan takjub dengan ukuran pisang agung yang dibawanya. Wow big size?

 Kalau ketemu kata big size kok aku geli dan pengin ketawa ya. Iya ini jenis pisang yang besar Mak. Pisang agung, bagi ibu rumah tangga seperti diriku, pisang agung hanya kugoreng atau kolak aja. Ternyata ada satu inovasi baru pisang agung dibikin keripik. Produk Gobana ini sebenarnya masih ada kaitannya dengan produk rumah snack Mekarsari lainnya yaitu "Gobanano" dan "bananos" yang sudah go internasional juga.

Melangkah dari awal dengan berjualan emping belinjo, Bu Ida cukup ulet dan tangkas serta cermat dalam melihat peluang pasar.
Ketika beliau pulang ke daerahnya banyak pisang agung yang dibuang oleh petani karena tak laku. Kata Petani, pisang agung hanya laku saat bulan Ramadhan dan Maulid saja. Berawal dari sinilah maka Bu Ida ingin membantu petani ingin mendayagunakan hasil pertaniannya agar bermanfaat dan tak terbuang sia-sia. Bu Ida berani bayar hasil  produk petani di daerah yang didatanginya yaitu daerah Gunung Penanggungan untuk mengolah produk pisang menjadi kelas internasional.Lalu bagaimana dengan kulit pisangnya, apakah akan dibuang saja? Kulit pisangnya didaya gunakan sebagai pakan ternak . Kalau limbah phonnya hanya dibiarkan sebagai kompos.

Beliau mengadakan riset dengan cara mengolah dan menjadikan anaknya yang di Pondok Kediri sebagai testernya. Jika anaknya berkomentar, produknya kurang enak atau kurang pas rasanya maka Bu Ida akan mencoba memasak lagi dan ketika berkunjung ke tempat anaknya minta untuk diicip kembali.

Beliau tak mau produknya itu jika dikonsumsi anaknya menyebabkan anaknya sakit. Maka setelah anaknya mengatakan pas, beliau akan order agar keripik pisang diproduksi di pabriknya Produk Gobana mempunyai 8 variasi rasa. Bu Ida sebelum meluncurkan produknya  survey selama hampir 2 bulan untuk peluncuran onlinenya ini. Akhirnya ketemu 8 varian yang belum pernah ada di pasaran.

Nah apa sih kelebihan dari keripik Gobana ini?
1. Kemasan sudah pakai seal
jangan khawatir jika kemasannya terbuka, nggak usah ingung cari karet untuk menutup lagi agar tak melempem. jika tak habis tinggal ditutup rapat kembali. Nah kemarin tuh saat disuruh icip di acara, ternyata walau sudah keluar selama 15 menit, si keripik masih kriuk lho.


2. Bersetifikat Halal
Sebagai umat muslim, sertifikat ini sangat utama bagi saya. Don't worrylah ya, si Gobana ini sudah ada sertifikat halal dari MUI dengan P-IRT no: 2143515950277-20


3. Terdapat 8 Variasi rasa
8 variasi rasa keripik pisang Gobana yaitu cheese, hot spicy,classic caramel durian, classic caramel chocolate, choco banana, D'rujak, Japanese Green Tea, D'Sambal Petir.
Di antara 8 variasi rasa itu yang paling aku suka cheese dan hot spicy serta D'Sambel Petir.
Kalau makan pisang goreng dicocol sambal, sudah sering saya lakoni saat saya masih di Ambon. Nah kalau yang ini ada sensasi baru makan keripik pisang dicocol dengan sambel petir. Kemasan sambel petir dikemas terpisah lho ya, jadi kalau mau disantap keripik kita cocol di sambelnya hoaaah...Nyamleng dan bikin melek mata. :)


Ekspresi makan keripik pisang D'Sambel Petir(Foto from Mbak Dwi Apriliyanti)

 4.Untung Dan Sosial
Jika kita beli produk Gobana ini, bila masuk sebagai team  sebagai agen, reseller maupun distributor.Maka keuntungan yang didapat sudah jelas.Ada juga program bonus jalan-jalan ke luar negri bagi distributor yang memenuhi persyaratan sebagai distributor Keripik Gobana. Sudah untung dari peluang usaha,setiap Rp 200,00 daritiap bungkus disumbangkan bagi Ibu melahirkan di Rumah Sakit namun tak mampu membayarnya. Semuanya akan diberikan laporan secara fair dan sumbangan akan diberikan langsung bagi yan bersangkutan.
Program sharing, caring and love ini berawal dari keprihatinan Bu Ida sebagai seorang anak yatim yang tak mengenal ibunya sejak lahir. Juga saat pernah ke Rumah Sakit pernah menemukan seorang Ibu yang tak bisa bayar ongkos rumah Sakit, dan anaknya ditahan. Maka hatinya langsung tergerak ingin membantu, lewat produksi keripik Gobana ini.


Produk ini marketnya kalangan muda. Bener deh cocok banget produk ini buat kaum muda, tapi tak luput yang kewut seperti saya juga doyan banget lho ya. Biasanya saya cemil buat teman saat ngetik, biar mata nggak byar pet maka saya pilih yang hot spicy atau d'sambal petir.
Bukti kalau keripik ini favorit dari kalangan anak muda, begitu aku sampai rumah, 8 varian rasa yang aku bawa langsung jadi rebutan anak-anakku. Ini lapar apa doyan hehehehehe. :)

Anakku aja begitu lihat Maknya bawa produk ini langsung dibuka  dan langsung dicemil sembari nonton TV. Berhubung keburu habis maka yang tersisa hanya foto pas anakku mbarep nyemil yang rasa classic caramel durian.Sebelumnya mereka makan keripik pisang yang rasa hot spicy, tuh lihat karena rasa spicynya sampai rambut pun njeprak semua karena pedasnya. :) Untuk ngobati rasa pedes katanya langsung buka yang rasa caramel durian.
Dicemil saat nonton televisi

Produk keripik pisang Gobana cocok dicemil segala suasana, baik dibawa bekal sekolah, piknik, buat teman nyemil di perjalanan dan sebagainya. Keripik pisang Gobana diolah dengan bahan yang berkualitas dan dijamin kesehatannya. Cita rasa pisang yang legit berpadu dengan varian rasa. Terutama rasa yang ngindonesia banget rasa rujak, dan sambel jooos.
Jangan salah keripik ini sudah dieksport sampai ke 6 negara Arab: Dubai, Oman, Kuwait, Qatar, Bahrein, Saudi Arabia.
Sedangkan di wilayah Asia: Korea, malaysia dan Singapore.
Yuk jangan ragu untuk menjadi agen, reseller maupun distributornya.Silakan kontak ke http://www.gobana.co.id/peluang-usaha/#peluang

 Video from :Raja Snack

Previous
Next Post »

14 comments

Click here for comments
Anisa Ae
admin
16 January 2016 at 06:38 ×

Kemarin gak bisa ikut ke Gobana :(

Reply
avatar
Tatit
admin
16 January 2016 at 07:41 ×

Semoga bulan berikutnya bisa ikutan ya Mbak dan kopdar

Reply
avatar
16 January 2016 at 10:11 ×

Senengnyaaa yang ikut icip2 bareng mbak Ida ;)

Reply
avatar
16 January 2016 at 10:31 ×

Whuahaha rambute sampai njegrak :D, Gobana emang enaaak

Reply
avatar
Andi Saputra
admin
16 January 2016 at 10:51 ×

hahahah...di tmpat batam gak da yg bgni...

Reply
avatar
Tatit
admin
16 January 2016 at 12:06 ×

Hehehe..iya mbak

Reply
avatar
Tatit
admin
16 January 2016 at 12:07 ×

Bikin njegrak tapi bikin ketagihan enyaak :)

Reply
avatar
Tatit
admin
16 January 2016 at 12:08 ×

Mumpung belu ada, bisa jadi peluang jadi distributor atau resseler.

Reply
avatar
16 January 2016 at 12:28 ×

Makin byk produk keripik pisang di pasaran ya Mba.. Varian rasanya juga makin beragam.. Bisa jd rekomendasi buat cemilan nih sambil ngeblog..

Reply
avatar
Tatit
admin
16 January 2016 at 17:16 ×

Yup, yuk segera diorder buat teman ngeblog. :)

Reply
avatar
16 January 2016 at 20:42 ×

Semakin lama semakin banyak UMKM yang membudidayakan sumber daya alam lokal ya mba, bagus ini.
Sumber daya alam negeri kita kan kuar biasa

Reply
avatar
Inda Chakim
admin
17 January 2016 at 07:36 ×

bu ida inspiratif bgd ya mbk

Reply
avatar
Vanda Arie
admin
18 January 2016 at 08:01 ×

senang banget ya mbak bisa kenal lebih dekat dengan Bu Ida :)

Reply
avatar
Niar Ningrum
admin
19 January 2016 at 01:41 ×

lengkap rek tulisan ne mak satu ini dan ngak sadar ternyata judul e memper2 huahhhaha

Reply
avatar