Candi Pamotan Sidoarjo

Candi Pamotan

Keinginan mencari lokasi candi Pamotan ini sebenarnya sejak dari Candi Pari dan Candi Sumur. 
Tapi saat itu belum keyteu tempatnya, akhirnya keinginan ke Candi Pamotan baru terlaksana Senin kemarin. Sambil ngajak Lantip mengisi libur karena sekolahnya dipakai untuk UN kelas 3.

Walaupun saya warga Sidoarjo, tapi baru kali ini mau jelajah desa Pamotan. Jadi butuh beberapa kali tanya ke warga.Untuk ke Candi Pamotan ini saya lajukan motor ke Candi Pari terlebih dulu, Lalu saya tanya ke juru kunciya. Diberitahu arah ke candinya tak terlalu jauh dari Candi Pari.
Jarak atara Candi Pari ke Pamotan kurang lebih 2 Km. Untuk menuju ke arah Candi Pamotan tak ada kendaraan umum, jadi harus menggunakan kendaraan pribadi.

Letak Candi Pamotan berada dekat dengan Jalan Arteleri Porong. Candi terletak di desa Pamotan Kecamatan Porong, Sidoarjo, dan berada di tengah pemukiman penduduk.
 Bayangan saya berada di dekat jalan Raya dan terlihat dari luar, ternyata tebakan saya salah. Andaikata pemerintah memberikan petunjuk arah dari Candi Pari, mungkin lebih mudah untuk mencarinya. Dan saya tidak tersesat di tengah sawah sambil  ngopi di warkop . hehehehe... Eh untung ada warkop di tengah sawah, jadi sambil ngopi lihat hijau dan segernya sawah- sawah tanya arah candinya. Ternyata tinggal belok kiri sudah nemu desa Pamotan.

Sampai di Candi langsun ditemui oleh penjaganya bernama Bu Lilik. Setelah menulis buku tamu, Bu Lilik menjelaskan kalau Candi ini dulunya tempat untuk memuat padi sebelum dikirim ke kerajaan Majapahit. Wilayah Candi Pari dan Pamotan dulunya merupakan salah satu penghasil hasil bumi yang subur dan terkenal makmur karena panen padinya.Candi Pamotan 1, dikelilingi kolam. Dan diberi ikan mas seperinya sama penduduk.
Setelah menjelaskan asal usul candi Pamotan saya diajak ke belakang di bawah pohon bambu, saat itu habis hujan jadi kondisi jalan ke candi satunya agak becek.

Candi yang belakang ini terdapat arca tanpa kepala. Kondisi candinya tak terawat, banyak lumut. Bahkan Kata Bu Lilik,  terkadang sering kena banjir.Candi ini sering disebut Candi Pamotan 2. Namun masyarakat menyebutnya sebagai candi Keramat.

Kedua candi tersebut terbuat dari Batu Bata yang cukup tebal. Yang jadi mengggelitk pertanyaan anakku Lantip,"Dulu ini cara merekatkannya apa juga pakai semen seperti  rumah kita?"
Aku jawab, "sepertinya bukan Dik. hanya direkat dengan tanah liat dan ditumpuk saja.Nau strukturnya bisa kuat."
Candi Pamotan 2 Atau Candi Keramat
Masyarakat sekitar candi Pamotan sangat menjaga peninggalan candi ini. Mereka tak ada yang berani mengambil batu bata atau arca yang  berada di situ. Andaikata Candi ni lebih terawat dan pemerintah daerah Sidoarjo terutama dinas Pariwisatanya, sebenarnya situs candi ini bisa dijadikan rujukan wisata sejarah. Apa bila ditunjang dengan penunjuk arah yang mudah ditemukan  serta transportasi yang menunjang.
Ah setidaknya sebagi warga Sidoarjo, saya sudah mengajak anakku untuk mengunjungi situs sejarah ini. Dan rasa penasaranku atas keberadaan candi ini sudah terpenuhi.

 

3 comments:

  1. Sepertinya dinamai candi Keramat karna mayarakat sekitar nggak ada yang berani mengambil arca maupun bata kali ya mba. Surem ya sepertinya, sayang banget andaikan dirawat pemda.

    ReplyDelete
  2. Knapa candi di desa pamotan tdk menjelas kan berasal dari peninggalan kerajaan atau kadipaten

    ReplyDelete
  3. Tidak pake semen...memakai teknik bata gosok

    ReplyDelete