Showing posts with label Keuangan. Show all posts
Showing posts with label Keuangan. Show all posts

Pengalamanku 5 Kali Bisnis Offline Dan Online


Sebelum berumah tangga ada pesan Ibuk yang selalu terngiang hingga sekarang. "Masio ming di rumah ora koyo yen nyekel duwit dhewe." Sing iso disambi momong anak yo dodolan. " Asal ojo dodolan awak."
Kalau nanti hanya di rumah, sebaiknya bisa cari nafkah sendiri, Dan kerjaan yang bisa dilakukan sambil momong anak ya Berdagang. Asal jangan pernah jual badan (Naudzubillahmindzalik).
Karena nasehat inilah Aku mulai jualan, dari bikin es kucir dititipkan di kantin TK, jualan hem batik, bantal donat, jualan telur asin kemudian dititipkan ke warung nasi terdekat.Namun semua itu tak langgeng karena datnyeng alias gampang bosan, aku tuh. 

Perbedaan Reksa Dana Campuran Dan Reksa Dana Saham


Akhirnya dapat hadir Kopdar Inventarian ke - 4 di Maxone Hotel jl. Tidar Surabaya, setelah menembus hujan dari Sidoarjo. Rasanya lega, karena ini pertemuan terakhir dari bagi ilmu dari Klik MAMI Manulife.   Kopdar terakhir ini membahas perbedaan Reksa Dana Campuran dan Reksa Dana  Saham.

Sebelum menuju materi utama seperti yang sudah - sudah ada game ntuk mengingat materi yang sudah diberikan 3 kali pertemuan sebelumnya. Dipandu oleh Ibu Evelyn, beberapa peserta termasuk saya tentu saja menjawab dengan salah. Hihihihi...disuruh bertobatlah, canda Bu Evelyn untuk mencairkan suasana.
Invetarian Surabaya
Ibu Evelyn

Kemudian, Bu Evelyn sedikit flash back materi 3 pertemuan biar yang tadi salah-salah menjawab bisa refresh kembali. Hehehe...
Kenapa sih harus investasi ? Hmmm...aku jadi ingat pepatah orang tua jaman dulu, kalau menyimpan telur jangan hanya di satu tempat saja. Kalau ada telur yang pecah di salah satu tempat penyimpanan, maka masih ada telur di tempat lain yang bisa diolah.
Begitu pula dengan uang kita.

Yuk Kenali Investasi Reksadana Syariah Manulife

 
Materi dari Pak Legoeo di Kopdar Inventarian 3

Dua hari yang lalu di WAG, salah satu anggota nyeletuk “ Kata Ibuku kalau sudah berumah tangga, kalau menyimpan beras jangan hanya satu tempat “.  Maksudnya kalau menyimpan uang jangan hanya di satu tempat.Dari kalimat tersebut  mengalirlah diskusi persiapan keuangan masa tua nanti. Obrolan ini muncul karena beberapa anggota grup baru saja mengikuti Kopdar Inventarian Manulife yang ke-3 di Kaya Resto Jl.Jemursari 144 Surabaya. Acara Kopdar Inventarian dikemas untuk mengedukasi blogger tentang investasi  juga agar menyebarkannya ke pembaca hal yang bermanfaat. Bahasan Kopdar ke-3 ini adalah Investasi Reksadana Syariah. 

Menabung atau Investasi Untuk Wujudkan Impian Masa Depan Di Kopdar Inventarian 2 Surabaya


 Setiap orang pasti punya mimpi atau keinginan, begitu juga dengan saya. Impian atau keinginan 5- 10 tahun ke depan saya adalah bisa melaksanakan ibadah Umroh atau haji. Impian sekedar impian belaka bila  tak mewujudkannya dengan berusaha. Untuk mewujudkan impian tersebut, ada beberapa  cara : membuka tabungan, beli emas, atau deposito. Ketiga hal inilah yang saya lakukan selama ini. Mata saya jadi melek, ternyata selain 3 hal di atas masih ada lagi yaitu dengan investasi reksadana untuk mewujudkan impian saya. Penjelasannya saat saya  menghadiri  acara Kopdar Inventarian Sub ke 2 Di Graha Bukopin Surabaya pada tanggal 29 September 2018. Di sini saya mendapatkan penjelasan dari Bapak Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur Manulife bagian asset management. Biasa dipanggil Pak Le, kedengaran di telinga saya sih Pak Lik.😄

Berwakaf Melalui Produk Asuransi Brilliance Hasanah Maxima


Pada tanggal 20 September 2018 bertempat di Bangi Cafe, surabaya. Hari itu saya mendapatkan pengetahuan baru  tentang keuangan yang dikemas dalam acara Kopdar
#WaqafPastiKiniNanti.Uhuuuy siapa sih yang gak seneng dapat materi baru tentang keuangan.Terutama emak - emak rumahan seperti saya ini, dapat materi keuangan bagai teh tambahi gula. 
Di acara ini kami mendapatkan edukasi dari Bapak Norman Nugraha selaku Chief Sharia Business Sun Life Financial Indonesia. Ketika Pak Norman memancing  peserta dengan pengertian waqaf, beberapa dari peserta menjawab bahwa waqaf hanya berwujud bangunan atau tanah. termasuk saya juga tahunya waqaf itu ya berwujud tanah.