Kriteria Lelaki Idamanku Dulu


Mau nulis lelaki idaman, memoryku ngubek-ubek masa lalu. Saat masih gadis dulu karena lagi booming Lupus. Penginnya punya pacar seperti Lupus. Slengekan, bertanggung jawab tapi aslinya romantis. Eh pas ada film Si Boy, berubah lagi lelaki idolaku. Mbuhlah Impian tak seindah kenyataan. Kepengin e dapatkan lelaki yang tinggi, tak berkaca mata, bermobil, suka masak dan olah raga. Tapi kenyataan sampai janur melengkung yang dekat selau kebalikannya. Bahkan sampai janur melengkung pun dapatnya tetep berkulit keling. 😄


Tak ceritani ya, jangan diguyu kalau tak sesuai ekspektasimu jika membaca konten lelaki idamanku.  Keinginanku saat SMA dan kuliah untuk lelaki idaman sangat berbeda.
Untuk urusan fisik dari dulu kepengin punya pasangan yang tinggi (syarat mutlak), putih, suka naik gunung, no rokok  dan suka naik gunung. Punya nilai plus lagi bila suka bergaul, main gitar dan sering bikin kejutan. Rodho mbelisng sithik aku ra popo. Ini lelaki idaman jaman SMA.

Saat kuliah agak berubah, ingin punya pasangan yang tinggi, doyan naik gunung, suka olah raga, agamanya baik asal bukan ustad.

Namnya juga cita-cita punya pasangan idaman. Pastinya sietinggi langit keiinginannya. Namun sebenarnya kalau sering nonton drama Korea seperti sekarang dan flash back dengan lelaki idamanku. Penginnya seperti Kapten Ri. ahahahahahaha...

1. Tampan

Tak dipungkiri ketika memilih pria pertama kali tentu Saya lihat phisiknya. Tinggi,hidung mancung dan kalau bisa six pack lah. Kan Untuk memperbaiki keturunan. Namun apa daya  yang menemaniku dan menghasil 2 anak hanya memenuhi 2 kriteria tadi : tinggi dan hidung mancung.  Keinginan punya lelakiyang putih tidak pernah kesampaian. Dulu seringnya malah gojlog-gojlogan dengan sahabat dekat priaku. Ledeknya , "Pengin putih yo dilabur Tit atau pacaran saja dengan tembok."

2. Kharismatik

Melihat Kapten Ri di CLOY, ingat  sifatnya yang penuh kharismatik memimpin anak buah.  Hanya dengan tatapan mata sudah meluluh lantakkan perhatian. Memerintah hanya dengan sorotan mata setajam elangnya bagai terhipnotis dengan kharismanya. 

3.Suka Bercanda 

Daam bertemanmaupun mencari pasangan penginnya yang suka bercanda. Hidup iki wis abot, makanya cari yang humoris untuk membuat keseharianku tak spaneng ngadepin sesuatu. Alhamdulillah kriteria ini selalu ada di temandekat hingga sekarang jadi pasangan hidupku.

4.Perhatian Dengan keluarga

Siapa coba yang nggak mau punya pasangan seperi Kapten Ri. Ketika Jang Heri sakit, ditungguin. Dimasakkan bubur, bahkan rela tak tidur semalam. Mungkin hal ini hanya ada di adegan film. Namun kalau punya pasangan yang perhatian alangkah senengnya. Sekedar membuatkan teh, bahkan menyambut kita dari bepergian. Opo meneh yen ditambahi mau mijeti. ( yen jare bojoku aku ngimpi, walau sambil mijeti  yen aku kesel) .

5. Baik Agamanya

Mungkin ini klise, tapi cita-citaku dari awal kuliah kepengin punya suami yang baik agamanya. Bisa membimbingku dan bisa menjawab serta diskusi tentang agama yang kurang ku pahami
Bagiku, seorang lelaki kudu dadi imam yang baik buat anak dan istrinya. 

6. Pintar dan Luas Wawasan

Saya itu cenderung seneng berdiskusi tentang hal yang lagi aktual di berita. Dan Penginnya punya pasangan yang bisa menampung serta mendengar pendapatku tentang berita yang lagi trending. Ketia diajak ngobrol apa pun bisa nyambung dan ngimbangi dengan gaya santai tanpa menggurui.

Itu tadi kriteria lelaki idamanku dulu. Bapaknya anak-anak, beberapa memenuhi kriteria sih. Walau nggak seputih Kapten Ri, setidaknya ada beberapa sifat Kapten Ri di Suami. (pembaca dilarang protes :) ).  Makanya bisa bertahan sampai 25 tahun alhamdulillah. 
 
Kriteria lelaki idaman kalian bagaimana?
Newest
Previous
Next Post »