Pastel Kering Isi Abon Bu Ameni Alternatif Oleh-oleh Khas Surabaya Sidoarjo


 

Dengar kata pastel yang ada di pikiranku kue basah berisi rogout dan irisan telur. Selain itu ada juga pastel tutup atau pastel kering berisi abon. Kue basah yang semuanya menggoyangkan lidahku. Duuh puasa begini ngomongin makanan otomatis menelan liur.Astaghfirullah.

Surat Kecil Untukku

 



Teruntuk diriku,

Kau adalah wanita kuat dan tegar. Menangislah bila kau temukan hal yang mengecewakanmu. Menangislah bila itu melegakanmu. Tapi menangislah di sepertiga malammu, bukan di depan anakmu.

Karena di sepertiga malam itulah saat yang tepat untuk mengadukan kegundahanmu. Masalah kehidupan ataupun hal yang tak sesuai dengan harapanmu. Mintalah petunjuk pada Allah. Bolehlah kau mengadukan kegundahanmu pada manusia, tapi pilihlah orang yang tepat dan kau anggap dekat. 

Pengalaman Mendapatkan Penghasilan Pertama Dari Blog

 




Bahagianya sebagai blogger itu menambah teman dan saudara, bonusnya penghasilan. Awal ngeblog Saya tahunya hanya nulis dan nulis. Bila bloggnya bagus bisa keindex bisa daftarkan adsense dan bisa menghasilkan pundi uang dari adsnse. Blog ini perna daftar adsense tapi belum pernah panen. Yang ngajari pasang adsense duluitu Ayunin pemilik blog Mama punya cerita.  Keinginanbelajar makin kuat, bergabunglah dengan Komunitas Emak-Emak Blogger yang didirikan oleh Mbak Mira Sahid . Di Komunitas ini makin nambah ilmu perbloggeran dan kenalan.

Kering Tempe dan Kentang Alternatif Lauk Bulan Ramadan

Kering tempe kentang

Sebentar lagi bulan Ramadan. Bulan suci Ramadan bagi penggiat usaha kuliner, biasanya jadi peluang membuat aneka jajanan takjil, roti kering untuk persiapan lebaran, atau lauk frozen dan lauk tahan lama. Salah satu lauk yang tahan lama yaitu kering tempe. Bagi masyarakat Sidoarjo, kering tempe disebut sambel goreng kering tempe. 

Di Balik Sosok Blog Kotak Warna

 






Siapakah sosok dibalik blog Kotak Warna? Blogger Surabaya, asli berasal dari Madura. Saya mengenalnya tahun 2012 lalu. Namanya Swastikha Maulidya. Awal kenal, di workshop menulis yag diadakan Gradien. Sosoknya mungil, kalem, dan ngalahan. kenal di workshop  Gradien, belum begitu dekat hanya sekilas saja. Saya kira masih SMA, ternyata sarjana Psikologi wkwkwkwk. La  wajahe imut, mungil dan baby face. Selepas workshop  hanya saling add FB, tidak terlalu berinteraksi dekat. Saya ingat selepas workshop Gradien itu tak sempat foto-foto buat kenangan.